
Ingin rumah kita awet sepanjang masa hidup. Rumah adalah aset bagi kita, jika bisa terawat dan digunakan puluhan tahun mungkin hingga diwariskan ke anak cucu. Mau ? Bagaimana tips merawat rumah kita agar awet untuk waktu yang lama?
Rumah merupakan tempat tinggal yang biasanya dihuni oleh sebuah keluarga. Di dalam rumah sebagian besar waktu kita habiskan untuk berlindung, berinteraksi, dan lain sebagainya. Rumah yang nyaman dan aman tentunya menjadi impian banyak keluarga.
Salah satu hal yang perlu dilakukan agar rumah nyaman dihuni adalah dengan melakukan perawatan berkala rumah. Perawatan rumah mencakup perawatan bagian dalam (interior) dan perawatan bagian luar (eksterior) rumah.
Kami melayani perawatan rumah, kamiakan memberikan tips dan langkah melakukan perawatan rumah agar tahan lama, tidak mudah rusak, dan nyaman dihuni. Mari kita simak informasi dan ulasannya berikut ini.
Perawatan Interior Rumah
Bagian dalam atau interior rumah mencakup segala sesuatu yang berada di dalam rumah itu seperti dinding, lantai, plafon, tangga, dapur, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar tidur, dan lain sebagainya.
Perawatan interior rumah sebaiknya diperhatikan secara maksimal karena di sinilah keluarga itu tinggal dan menetap dalam jangka waktu lama. Sehingga aspek kebersihan, pemeliharaan perabotan, dan perawatan bangunan harus terus-menerus dilakukan berkala.
Beberapa aspek penting kami yang sarankan terkait perawatan interior rumah adalah sebagai berikut.
- Memperbaiki lantai keramik. Kadangkala karena cara pemasangan yang tak sempurna lantai keramik mudah pecah atau terlepas sehingga butuh perbaikan. Caranya adalah kemarik yang retak atau terlepas dilepas. Kemudian nat dikorek-korek dengan benda tajam. Selanjutnya pasangkan keramik baru dengan membuat dasar pemasangannya dengan baik. Oleh sebab itu penting untuk memiliki cadangan keramik agar jika suatu saat dibutuhkan kita dapat menggantinya.
- Mengecat dinding secara berkala. Agar dinding awet cara yang dilakukan adalah dengan memberi lapisan cat yang tak mudah terkelupas. Caranya dengan membatasi penggunaan plamir. Selain itu lakukan pengecatan dengan cat berkualitas pada saat dinding kering. Bila cat dinding mengelupas karena kondisinya sudah lama, maka pengecatan ulang bisa dilakukan 6 sampai 12 bulan sekali.
- Kebersihan kamar mandi yang mencakup lantai, dinding, bak mandi, pembuangan, dan kloset (jika menyatu dengan toilet). Bagian-bagian tersebut mudah sekali kotor dan berkerak sehingga perawatan dan kebersihannya harus rutin dilakukan. Cara yang bisa dilakukan dengan membersihkan kerak dengan sikat, setelah itu gunakan asam sitrat/citroenzuur (diamkan selama 1 jam), dan sikat hingga bersih.
- Mengatasi jamur dalam rumah. Jamur adalah masalah yang membuat rumah tidak nyaman dihuni dan bisa membuatnya tak tahan lama. Cara membersihkan jamur di rumah bisa dilakukan dengan fungsida, cuka atau cairan disinfektan menggunakan lap kain.
- Bagian plafon yang rusak akibat kebocoran dari atap bisa segera diganti dengan plafon yang baru.
- Untuk menjaga kusen pintu dan jendela supaya aman dari gangguan rayap gunakan obat anti jamur agar rayap tak menghinggapi dan bersarang. Untuk keamanan jangka panjang kusen dan pintu bisa menggunakan bahan aluminium.
- Perabotan rumah secara berkala sebaiknya dibersihkan dari debu agar terlihat indah dan baik untuk kesehatan.
Intinya perawatan interior rumah dilakukan dengan menjaga kebersihan, memperbaiki dan mengganti bagian rumah yang rusak, dan menjaga perabotan rumah agar tetap awet dan bersih.
Perawatan Eksterior Rumah
Perawatan untuk eksterior rumah juga sebaiknya dilakukan secara berkala.Tak berbeda jauh dengan perawatan interior, perawatan eksterior rumah juga penting dilakukan. Terlebih bagian luar rumah paling sering dilihat orang lain karena posisinya yang nampak di depan.
Merawat bagian eksterior rumah bisa dilakukan dengan menjaga dan memelihara bagian atap (genteng/asbes/daag/galvalum), dinding luar rumah, selasar/teras, dan bagian luar lainnya. Kita bisa memperbaiki atap yang rusak karena termakan usia dan kebocoran atap karena cuaca, mengecat dinding rumah, memperbaiki teras, dan bagian luar rumah lainnya.
Rumah yang terawat mencerminkan pemiliki yang peduli. Bagian dalam dan luar rumah yang terawat dan terjaga dengan baik menunjukkan bahwa pemilik rumah benar-benar orang yang peduli akan kenyamanan tempat tinggalnya. Alasan lain adalah nilai jual rumah yang terawat lebih tinggi dibandingkan dengan rumah yang kurang terawat.