fbpx

Merawat Dinding Rumah

 

Rumah perlu dirawat dengan baik agar terlihat selalu indah, rapi dan sedap dipandang. Perawatannya meliputi dinding, lantai, plafon, perabotan, semuanya perlu diperhatikan dan dijaga agar kondisinya tetap seperti baru atau pada saat kita membeli dan mengaplikasikannya. Dinding adalah salah satu bagian interior penting dalam rumah karena ukurannya yang besar dan berfungsi sebagai pembatasantar ruangan. Cat dinding yang kusam / lembab, wallpaper yang mengelupas, dinding partisi berbahan kayu ataupun dinding batu alam yang kusam / berlumut ataupun, bisa menjadikan tampilan rumah terlihat tidak terawat.

Tidak perlu khawatir karena berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar dinding rumah kita tampak terawat dan indah.

  1. Merawat Cat Dinding

Warna pada cat dinding bisa memudar setelah beberapa tahun diaplikasikan, khususnya dinding eksterior. Hal ini terjadi karena pemicunya terkena sorotan sinar matahari yang intens, kotoran dari debu, bekas telapak tangan kotor yang memegang dinding, terkena hujan, dan lain sebagainya. Solusinya adalah dengan melakukan pengecatan ulang setiap 6-12 bulan sekali untuk dinding eksterior. Kalau untuk dinding interior bisa 2 ataupun 3 tahun sekali. Sekarang banyak tersedia berbagai macam cat dengan beragam kelebihannya masing-masing seperti cat dinding yang mudah dibersihkan dengan air, cat dinding anti kotoran, cat dinding anti air, atau cat yang bisa membuat warnanya tetap awet. Pilihlah cat yang berkualitas tinggi dan jangan lupa untuk menyesuaikan warnya cat dinding dengan selerakita.

  1. Dinding Berlapis Wallpaper

Wallpaper adalah salah satu alternatif cara dekorasi rumah sebagai pengganti cat interior.Terdapat 2 jenis permukaan wallpaper berbahan dari vinyl dan berbahan dari kertas. Untuk jenis bahan vinyl lebih mudah perawatannya yaitu cukup dengan menggunakan kain basah (kanebo) dan untuk noda membandel bisa menggunakan sikat berbulu halus. Sedangkan untuk wallpaper berbahan kertas gunakan kain setengah basah atau dengan vacuum cleaner untuk membersihkan debu di permukaannya. Sebaiknya bersihkan wallpaper secara berkala dan teratur, jika ada sobekan kita bisa menempel kembali bekas sobekan ke tempatnya semula dengan lem. Sebaiknya ketika kita membeli wallpaper jangan lupa untuk membelinya dalam jumlah yang lebih sebagai cadangan sebagai pengganti yang sobek.

  1. Dinding Partisi Kayu

Selera orang dalam menata interior berbeda-beda. Ada yang senang memiliki interior berbahan dasar kayu. Seperti dinding partisi kayu, namun salah satu kelemahan dinding kayu adalah mudah terserang rayap dan dalam kondisi lembab mudah ditumbuhi jamur yang menyebabkan noda dan bau tak sedap. Cara perawatannya adalah dengan selalu membersihkan dinding kayu dari debu dengan menggunakan kemoceng atau dengan lap kering, hindarkan dari goresan benda tajam dan tancapan paku, jika terkena percikan air segera keringkan, dan sebaiknya secara berkala dinding kayu dipoles cat khusus agar tampilannya tetap mengkilap seperti baru.

  1. Dinding Batu Alam

Dinding berlapis batu alam berkesan natural dan alami. Namun dibutuhkan perawatan secara berkala dikarenakan dinding batu alam bertekstur khusus. Dinding batu alam bisa dibersihkan dengan cara menyemprotkan air untuk menghilangkan debu yang menempel. Jika ada kotoran membandel bisa dibersihkan dengan sabun cuci dan disikat. Sebaiknya untuk tampilan yang maksimal, kita bisa memberikan coating khusus untuk batu alam dan secara berkala di coating ulang.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Chat Team Renovsolution.id
1
Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?